PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN BERDASARKAN MASALAH TERHADAP KEMAMPUAN PEMECAHAN MASALAH MATEMATIS SISWA KELAS VIII SMP NEGERI 45 PALEMBANG

Abstrak

oleh ; RAHAYU WAHYUNINGSIH, Dra. Destiniar, M.Pd dan Dra. Hj. Farah Diba, M.Pd

Model pembelajaran berdasarkan masalah adalah pembelajaran yang menggunakan masalah sebagai langkah awal, dimana siswa bekerja sama dalam kelompok-kelompok kecil untuk memecahkan masalah yang berhubungan dengan dunia nyata. Masalah dalam penelitian ini adalah adakah pengaruh model pembelajaran berdasarkan masalah terhadap kemampuan pemecahan masalah matematis siswa kelas VIII SMP Negeri 45 Palembang. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui ada atau tidak ada pengaruh model pembelajaran berdasarkan masalah terhadap kemampuan pemecahan masalah matematis siswa kelas VIII SMP Negeri 45 Palembang.
Variabel dalam penelitian ini ada dua, yaitu variabel bebas : model pembelajaran berdasarkan masalah dan pendekatan ekspositori dan variabel terikat : kemampuan pemecahan masalah matematis siswa. Metode penelitian yang digunakan adalah metode eksperimen dimana metode ini digunakan untuk mencari pengaruh perlakuan tertentu terhadap yang lain dalam kondisi yang terkendalikan. Pengumpulan data dalam penelitian ini dilakukan dengan teknik tes. Data yang diperoleh dianalisis dengan menggunakan teknik uji-t. Tetapi sebelum dilakukan uji-t dicari nilai rata-rata untuk kelas eksperimen dan kelas kontrol. Kemudian, dilakukan uji normalitas data untuk mengetahui data tersebut normal atau tidak dan setelah itu dilakukan uji homogenitas data untuk mengetahui varians dari data tersebut. Setelah dilakukan uji normalitas dan homogenitas baru data tersebut dianalisis menggunakan uji-t.
Berdasarkan hasil penelitian, maka dapat disimpulkan bahwa ada pengaruh model pembelajaran berdasarkan masalah terhadap kemampuan pemecahan masalah matematis siswa kelas VIII SMP Negeri 45 Palembang. Hal ini terlihat dari hasil tes akhir kemampuan pemecahan masalah matematis siswa yang dicapai oleh siswa pada kelas eksperimen atau kelas yang menggunakan model pembelajaran berdasarkan masalah mendapat hasil yang lebih baik dibandingkan dengan kelas kontrol atau kelas yang menggunakan pendekatan ekspositori. Perbedaan ini terlihat jelas pada nilai rata-rata dari tes akhir, dimana pada kelas eksperimen nilai rata-rata hasil tes akhir adalah , sedangkan pada kelas kontrol nilai rata-rata tes akhir adalah . Sehingga dari yang diperoleh pada analisis data terlihat bahwa lebih besar dari pada yaitu 8,50 > 1,668.

Kata Kunci : model pembelajaran berdasarkan masalah, pendekatan ekpositori, kemampuan pemecahan masalah matematis.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s